Dua Titik Jalan Cor Longsor di Tanon Berpotensi Membahayakan Keselamatan, Polisi dan Warga Siapkan Langkah Perbaikan

waktu baca 2 menit
Selasa, 20 Jan 2026 12:18 26 Redaksi

 

Sragen, Jateng,Mandalapost.id – Curah hujan tinggi yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Sragen memicu longsor pada jalan cor di bantaran Sungai Bengawan Solo. Kondisi ini dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga dan pengguna jalan.

Menyikapi situasi tersebut, jajaran Polsek Tanon bergerak cepat melakukan patroli sekaligus pengecekan langsung di lokasi terdampak.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kapolsek Tanon AKP Priyatno menyampaikan bahwa kegiatan patroli dan pengecekan dilaksanakan pada Senin (19/1/2026) sejak pukul 08.00 WIB.

Lokasi pengecekan berada di Dukuh Sadang RT 02, Desa Kecik, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, tepatnya pada ruas jalan cor yang mengalami longsor di bantaran sungai.

“Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, terdapat dua titik jalan cor yang mengalami longsor. Kondisi ini mulai terjadi sejak 3 Januari 2026 dan semakin parah akibat intensitas hujan yang tinggi, sehingga tanah di bantaran sungai terus tergerus,” jelas AKP Priyatno.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Tanon didampingi Aipda Sumadi dan Brigadir Rohmat. Mereka juga berkoordinasi langsung dengan Ketua RT setempat, Sumadi, serta warga sekitar guna memastikan kondisi jalan, mengantisipasi potensi kecelakaan, dan merumuskan langkah penanganan sementara.

Menurut AKP Priyatno, longsor jalan cor ini tidak hanya mengancam akses mobilitas warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan apabila tidak segera ditangani.

Oleh karena itu, Polsek Tanon mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan sementara waktu mengurangi aktivitas melintasi lokasi longsor, terutama saat hujan deras.

“Keselamatan warga menjadi prioritas utama. Kami mengajak masyarakat untuk berhati-hati dan mengikuti imbauan petugas di lapangan,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, perbaikan jalan cor yang longsor direncanakan akan dilakukan dalam waktu dekat. Penanganan akan melibatkan Tim BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Bengawan Solo bersama warga setempat, dengan harapan kondisi jalan dapat segera pulih dan kembali aman untuk dilalui.

Selama kegiatan patroli dan pengecekan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.

 

Mariyo

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA