Jepara, 30 Agustus 2026.Mandalapost.id
Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia sekaligus memperkuat benteng pertahanan masyarakat dari bahaya barang haram, Pemerintah Desa Dongos bekerja sama dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Jepara menggelar kegiatan Jalan Sehat Anti Narkoba dan Penyuluhan Hukum P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba).
Sejak pukul 08.00 WIB, halaman Balai Desa Dongos, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, sudah dipadati lebih dari 500 warga yang antusias mengikuti jalannya acara. Suasana semarak dan penuh semangat kemerdekaan terasa saat seluruh lapisan masyarakat berkumpul untuk mengampanyekan gaya hidup sehat tanpa narkoba.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak dan tokoh masyarakat penting, di antaranya: Bapak Abdul Khamid, Kepala Desa Dongos beserta seluruh perangkat desa, Bapak Rohmad, mewakili Bakesbangpol Kabupaten Jepara, Bapak Pujo Mulanto, Ketua IPWL Ayodya Mandiri Jepara, Tim Dapur Umum dari Satuan Binmas Polres Jepara yang turut menyokong kelancaran konsumsi acara.
Acara diawali dengan jalan sehat mengelilingi rute desa, kemudian dilanjutkan dengan sambutan hangat dari Kepala Desa Dongos, Bapak Abdul Khamid, yang mengajak seluruh warganya untuk terus menjaga iklim lingkungan yang aman dan bersih dari peredaran narkoba.

Inti edukasi disampaikan langsung oleh IPDA Sutrisno, S.H. selaku KBO Sat Resnarkoba Polres Jepara yang hadir mewakili Kasat Narkoba Polres Jepara. Dalam penyuluhan singkatnya, IPDA Sutrisno memaparkan dampak buruk narkoba bagi kesehatan fisik, mental, hingga masa depan keluarga, serta ancaman jerat hukum bagi para pelakunya.
Dalam kesempatan tersebut, IPDA Sutrisno, S.H. secara khusus menegaskan tujuan utama dilaksanakannya sosialisasi dan jalan sehat ini:
“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk membangun kesadaran kolektif serta membentengi masyarakat tingkat akar rumput (desa) agar memiliki daya tangkal yang kuat terhadap bahaya peredaran gelap narkoba. Kami ingin memastikan bahwa pencegahan narkoba tidak berhenti sebagai wacana, melainkan hadir secara nyata di tengah masyarakat melalui pendekatan yang edukatif, persuasif, dan humanis,” tegas IPDA Sutrisno, S.H.
Beliau juga kembali menekankan pentingnya sinergi keluarga dalam membendung peredaran barang haram tersebut.
“Pengawasan dari orang tua adalah kunci utama. Mari kita jaga putra-putri kita agar tidak terjebak dalam pergaulan yang salah dan merusak masa depan mereka,” imbau IPDA Sutrisno di hadapan para peserta.
Tak sekadar materi formal, suasana penyuluhan dibuat komunikatif dan interaktif. Ribuan peserta diajak menyuarakan yel-yel Anti Narkoba secara gemuruh:
“Jalan Sehat: YES! Hidup Sehat: YES! Narkoba: NO!”
Kegiatan ini bukan sekadar perayaan rutin HUT RI, melainkan bentuk implementasi konkret dari program Asta Cita Presiden RI dalam mengoptimalisasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat akar rumput (desa).
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembagian berbagai doorprize menarik, aneka lomba seru yang dipandu oleh panitia, serta sajian hiburan rakyat yang menambah keceriaan warga.
Seluruh rangkaian acara diakhiri dengan pembacaan doa bersama dan penutupan. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan lancar, aman, kondusif, serta berhasil membangun kesadaran kolektif warga Desa Dongos untuk tegas menolak segala bentuk peredaran narkoba.
Mariyo
Tidak ada komentar