SRAGEN.Mandalapost.id – Pertumbuhan tanaman jagung di lahan baku sawah (LBS) Desa Ngandul, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, menunjukkan hasil positif. Memasuki usia 65 hari setelah tanam, tanaman jagung milik warga tumbuh subur dan diproyeksikan memasuki masa panen pada awal Oktober 2026.
Pengecekan dilakukan personel Polsek Sumberlawang pada Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 10.30 WIB di lahan milik Jimin, yang berada di Dukuh Duwet RT 08, Desa Ngandul.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pemantauan program ketahanan pangan sekaligus memastikan perkembangan tanaman jagung di wilayah Kecamatan Sumberlawang.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kapolsek Sumberlawang AKP Sudarmaji, mengatakan, hasil pengecekan menunjukkan kondisi tanaman secara umum sehat dengan pertumbuhan yang cukup baik.
“Tanaman jagung saat ini berusia sekitar 65 hari dengan tinggi rata-rata 130 hingga 140 sentimeter. Kondisinya sehat, daun berwarna hijau dan tidak ditemukan serangan hama maupun penyakit yang berarti,” ujar Sudarmaji.
Lahan dengan luas sekitar 1.100 meter persegi tersebut tercatat memiliki tanaman dengan 14 hingga 16 helai daun. Kebutuhan air tanaman masih mengandalkan curah hujan, sementara pemupukan telah dilakukan satu kali.
Dari hasil pemantauan, ketersediaan pupuk bagi petani juga relatif lancar dan mudah diperoleh. Dengan kondisi tanaman yang terus berkembang, hasil panen diperkirakan mencapai sekitar 900 kilogram pada awal Oktober mendatang.
Pengecekan lapangan dilakukan Aiptu Agus S dan Aipda Ari Wibowo. Selain memantau kondisi fisik tanaman, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memastikan lahan pertanian tetap produktif dan mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan.
Polsek Sumberlawang akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan tanaman hingga masa panen. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menjaga produktivitas pertanian sekaligus memberikan gambaran kondisi riil tanaman di lapangan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib dan lancar.
Mariyo
Tidak ada komentar