Hidupkan Karakter Mobile Legends di De Tjolomadoe, Kompetisi Cosplay Bakal Jadi Keseruan Baru di Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 pada Akhir Pekan Ini*

waktu baca 3 menit
Kamis, 18 Jun 2026 18:43 3 Redaksi

 

Polda Jateng-Karanganyar,Mandalapost.id – Nuansa festival yang kental dan penuh warna dipastikan bakal menyemarakkan gelaran Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026. Tidak hanya menyuguhkan ketegangan adu strategi di arena kompetisi Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), panggung megah di De Tjolomadoe, Karanganyar, juga siap memanjakan mata para pengunjung lewat kehadiran para kreator berbakat dalam ajang Cosplay & Coswalk Competition, Sabtu (20/6/2026) esok lusa.

Kehadiran event cosplay ini diproyeksikan menjadi salah satu daya tarik utama bagi masyarakat luas. Pengunjung yang hadir akan diajak berimajinasi dengan melihat langsung deretan karakter ikonik dunia game dan anime yang seolah “hidup” keluar dari layar kaca. Mulai dari ksatria tangguh seperti Alucard dan Gusion, hingga karakter anggun seperti Miya, Layla, dan Kagura siap berseliweran di lokasi acara untuk menyapa sekaligus berfoto bersama para penggemar.

Dalam keterangannya di Mapolda Jateng pada Kamis (18/6/2026), Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyebut bahwa cosplay bukan lagi sekadar hobi mengenakan kostum yang dipandang sebelah mata, melainkan sebuah seni pertunjukan modern yang memiliki nilai tinggi.

“Cosplay adalah seni kreatif multidimensi yang memadukan keahlian merancang kostum, tata rias, penguasaan panggung, hingga ekspresi diri. Melalui Kapolda Jateng Cup 2026, kami sengaja membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat luar biasa ini ke dalam wadah yang positif dan terarah,” jelas Kombes Pol Artanto.

Di balik keindahan visual para cosplayer, terdapat proses kerja keras dan kedisiplinan yang luar biasa. Proses tersebut meliputi riset mendalam terhadap karakter, keahlian teknis membuat properti, perancangan detail kostum, hingga keberanian tampil percaya diri di hadapan publik. Proses kreatif inilah yang dinilai melatih imajinasi, inovasi, dan kemampuan komunikasi anak muda.

“Ekosistem esports dan cosplay ini tumbuh dari akar rumput komunitas digital yang sama-sama kreatif. Melalui kegiatan ini, Polda Jateng ingin menegaskan dukungannya terhadap ekonomi kreatif. Kita bisa melihat sendiri bagaimana dunia cosplay saat ini telah melahirkan banyak lapangan kerja baru yang bernilai ekonomi, mulai dari costume maker, prop maker, fotografer, video editor, hingga content creator,” tambah Kombes Pol Artanto.

Langkah humanis ini sekaligus sebagai wujud komitmen nyata Polda Jateng dalam merangkul tren positif Gen Z, sekaligus menjadikan Hari Bhayangkara ke-80 sebagai jembatan untuk mempererat komunikasi dan kolaborasi yang sehat antara Polri dengan komunitas pemuda di Jawa Tengah.

Di akhir keterangannya, Kabid Humas mengajak masyarakat untuk datang dan menyaksikan langsung keseruan acara yang digelar di De Tjolomadoe hari Sabtu ini.

“Acara gratis ini terbuka untuk umum, dan penuh dengan spot-spot foto estetik berbasis AI serta heritage industrial yang keren. Mari kita dukung kreativitas anak-anak muda kita yang luar biasa sembari menjalin silaturahmi dan nikmati atmosfer festival modern ini bersama-sama dengan tertib, aman, dan penuh kegembiraan,” pungkasnya.

 

Mariyo

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA