Pengamanan Kuat, Disiplin Meningkat, Lapas Pati Bermartabat*

waktu baca 2 menit
Rabu, 21 Jan 2026 16:21 35 Redaksi

 

Pati, Mandala post.id – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pati, Suprihadi, memberikan penguatan tugas dan fungsi pengamanan serta tata tertib kepada seluruh jajaran pegawai dalam kegiatan pengarahan yang dilaksanakan pada Rabu, 21 Januari 2026. Dalam arahannya, Kalapas menekankan pentingnya evaluasi kinerja pengamanan tahun 2025. Ia menegaskan bahwa razia blok hunian harus dilaksanakan secara menyeluruh dengan melibatkan regu piket, serta memastikan tidak adanya barang terlarang dan meningkatkan kebersihan blok hunian.

Suprihadi menegaskan bahwa seluruh pegawai Lapas sejatinya merupakan bagian dari regu pengamanan dan harus memedomani peraturan serta SOP yang berlaku. “Regu pengamanan adalah wajah Lapas, maka kedisiplinan, kerapian berseragam, serta sikap profesional harus dijaga karena menjadi teladan bagi warga binaan,” ujarnya. Ia juga mengingatkan petugas P2U sebagai pintu terakhir pengamanan agar selalu waspada dalam pengeluaran narapidana, meningkatkan koordinasi antar petugas, bijak bermedia sosial, serta menghindari perbuatan melanggar hukum seperti judi online dan pungli. Kalapas turut mengajak seluruh jajaran untuk berkolaborasi mewujudkan Lapas Pati menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Selain pengarahan dari Kalapas, kegiatan juga diisi dengan arahan dari pejabat struktural terkait penguatan keamanan dan ketertiban. Kasubbag TU turut menyampaikan arahan yang berfokus pada aspek kepegawaian dan administrasi. Dalam penyampaiannya, Kasubbag menekankan pentingnya kepatuhan pegawai terhadap ketentuan kepegawaian, antara lain kewajiban pengisian akun CARAKA (Laporan Harta Kekayaan), pengecekan absensi pegawai, serta penggunaan atribut kedinasan sesuai ketentuan. Kasi Adm Kamtib menekankan pembatasan barang pribadi warga binaan serta pengurangan benda yang berpotensi disalahgunakan. Sementara itu, Ka. KPLP mengingatkan pentingnya ketertiban administrasi buku portatib dan pelaksanaan tugas pengamanan tanpa kekerasan. Seluruh arahan tersebut diharapkan dapat meningkatkan soliditas, profesionalisme, serta menjaga marwah organisasi demi terciptanya Lapas Pati bersih, sehat, aman dan religius (bersinar).

 

Mariyo

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA