Jakarta, 13 April 2026,Mandalapost.id — Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta sekaligus Ketua Umum Bang Japar ( Kebangkitan Jawara dan Pengacara ) Fahira Idris menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jakarta.
“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk sinergi antara Polri dan elemen masyarakat. Bang Japar sejak awal berdiri memiliki semangat berbuat dan bermanfaat, termasuk dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan,” ujar Fahira Idris di sela-sela kunjungan Badan Intelijen Keamanan Polri (Baintelkam) Polri) di Mako Bang Japar, Jati Padang, Jakarta Selatan, Senin (13/4). Hadir mewakili Baintelkam, Kepala Unit Direktorat Keamanan Negara (Kanit Ditkamneg) Polri AKBP Artanti Resdiana beserta jajarannya.
Fahira Idris menegaskan bahwa menjaga kamtibmas bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan kolaborasi yang kuat antara negara dan masyarakat. Dalam hal ini, Bang Japar siap menjadi mitra strategis Polri dalam menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga.
Dalam kesempatan tersebut, Anggota DPD RI Perwakilan Jakarta ini juga menyampaikan apresiasi atas kinerja Polri dalam menjaga kondusivitas Jakarta. Selain itu, Fahira Idris juga mengapresiasi respons cepat kepolisian dalam menangani berbagai kasus yang meresahkan masyarakat, termasuk penindakan tegas terhadap aksi premanisme yang sempat viral di wilayah Tanah Abang Jakarta Pusat.
“Respons cepat aparat dalam menindak pelaku premanisme menunjukkan bahwa negara hadir dan tidak mentolerir tindakan yang merugikan masyarakat, terutama rakyat kecil,” tambahnya .
Namun demikian, Fahira Idris juga menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat sebagai masukan konstruktif untuk penguatan kamtibmas ke depan. Ia merumuskan lima rekomendasi utama yang diharapkan dapat semakin meningkatkan rasa aman masyarakat.
Pertama, penguatan pemetaan wilayah rawan, khususnya daerah yang berpotensi terjadi aksi premanisme dan pemalakan. Kedua, intensifikasi patroli dan peningkatan kehadiran aparat di titik-titik strategis, terutama yang bersinggungan langsung dengan aktivitas ekonomi rakyat kecil seperti pedagang dan transportasi informal.
Ketiga, penguatan dan sosialisasi kanal pengaduan publik, agar masyarakat lebih mudah, cepat, dan berani melaporkan gangguan kamtibmas. Keempat, penguatan pendekatan preventif melalui edukasi dan kolaborasi dengan tokoh masyarakat, ormas, dan komunitas untuk mencegah potensi gangguan sejak dini. Kelima, konsistensi penegakan hukum yang tegas dan terlihat, sehingga memberikan efek jera sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap aparat.
“Semua rekomendasi ini kami sampaikan sebagai bentuk kepedulian dan aspirasi masyarakat. Kami percaya Polri memiliki kapasitas dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kamtibmas,” jelas Fahira Idris.
Ia juga menegaskan kesiapan Bang Japar untuk terus berperan aktif dalam mendukung upaya Polri, baik melalui edukasi masyarakat, penguatan kesadaran hukum, maupun kolaborasi dalam menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif. Fahira Idris berharap sinergi antara Polri dan elemen masyarakat seperti Bang Japar dapat terus diperkuat, sehingga Jakarta tetap menjadi kota yang aman, nyaman, dan layak huni bagi seluruh warganya.
“Bang Japar siap menjadi bagian dari solusi. Karena keamanan adalah tanggung jawab bersama. Keamanan adalah fondasi utama pembangunan. Jika kamtibmas terjaga, maka aktivitas ekonomi, sosial, dan kehidupan masyarakat dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Hadir menemani Fahira Idris yang juga Anggota DPD RI dan Ketua Umum Bang Japar di Markas Komando Pusat diantaranya : Sekretaris Umum Bang Japar Muhammad Hamim,S.I.K beserta 5 Komandan Wilayah Bang Japar Bang Musa Marasabessy,SH, Bang M. Fauzi, SE., Bang Iko Setiawan SE, Mpok Hadijah, SE dan Mpok Meri Iksanah, S.Pd.
Khanza
Tidak ada komentar