Panen Raya Jagung Serentak Kwartal I 2026, Sragen Jadi Etalase Ketahanan Pangan Jawa Tengah

waktu baca 3 menit
Jumat, 9 Jan 2026 09:53 24 Redaksi

 

Sragen, Jawa Tengah,Mandalapost.id  — Kabupaten Sragen kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu penyangga utama ketahanan pangan di Jawa Tengah. Hal tersebut tercermin dalam Panen Raya Jagung Serentak Kwartal I Tahun 2026 yang digelar di persawahan Dukuh Sidorejo, Desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, bersama Bupati Sragen H. Sigit Pamungkas, Dandim 0725/Sragen Letkol Inf. Dindin Rohidin, Wakil Ketua DPRD Sragen, jajaran Forkopimda, Pejabat Utama Polres Sragen, para Kapolsek jajaran, Muspika Sumberlawang, kepala desa se-Kecamatan Sumberlawang, serta sekitar 200 petani jagung.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana menegaskan bahwa Polri hadir sebagai mitra strategis masyarakat dalam mendukung program nasional, khususnya ketahanan dan swasembada pangan.

“Panen raya ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi Polri, TNI, pemerintah daerah, dunia usaha, dan para petani mampu memperkuat ketahanan pangan. Polri siap mendukung penuh setiap program yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” tegas AKBP Dewiana.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan keberhasilan petani Sumberlawang dalam mengelola pertanian jagung secara berkelanjutan.

Sementara itu, dalam sambutannya, perwakilan PT Syngenta SR Solo Raya, Antoro, menyampaikan komitmen perusahaan untuk terus bermitra dengan KTNA melalui kerja sama yang telah terjalin. Ia memperkenalkan varietas unggulan NK Juara dan NK Sakti, termasuk jagung NK biotek yang memiliki keunggulan produktivitas tinggi, lebih aman, serta tahan terhadap hama ulat jagung.

Disisi lain, Bupati Sragen H. Sigit Pamungkas menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Sragen terhadap program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara swasembada pangan.

“Saya lahir dari keluarga petani, sehingga saya memahami betul perjuangan petani. Pemerintah daerah akan terus hadir, mulai dari stabilisasi harga hasil pertanian, normalisasi pupuk, hingga program pinjaman bunga nol persen bagi masyarakat kurang mampu,” ungkap Bupati.

Bupati juga menyampaikan sejumlah program strategis daerah, di antaranya rencana pembangunan perusahaan pengolahan jagung untuk wilayah Jawa dan Bali, pendirian Sekolah Rakyat di Kecamatan Mondokan yang direncanakan menampung sekitar 1.000 siswa dari jenjang SD hingga SMA, penggratisan PBB bagi warga tidak mampu, serta pembukaan akses informasi lowongan pekerjaan melalui pemerintah desa dan kecamatan.

Dukungan legislatif turut ditegaskan oleh Wakil Ketua DPRD Sragen Muslim, S.Ag, yang mengapresiasi kegiatan panen raya tersebut dan menyatakan komitmen DPRD bersama pemerintah daerah untuk terus mendukung kesejahteraan petani.

“Kami berharap ke depan para petani Sragen semakin maju dan sukses. Ketahanan pangan adalah fondasi utama ketahanan daerah dan nasional,” ujarnya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, panen raya jagung serentak ini dilanjutkan dengan Zoom Meeting bersama Kapolda Jawa Tengah, yang diikuti secara serentak oleh berbagai daerah sebagai bentuk penguatan koordinasi dan dukungan Polda Jateng terhadap program ketahanan pangan nasional.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan, kemudian ditutup dengan kegiatan ramah tamah antara Forkopimda dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Sragen kian menegaskan diri sebagai etalase ketahanan pangan Jawa Tengah, sekaligus menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci utama dalam menjaga ketersediaan pangan, stabilitas ekonomi, dan kesejahteraan petani.

Mariyo

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA